Tanah air ibu pertiwi

•Mei 8, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Tanah air ibu pertiwiku
Kudengar tangismu
Saat aku ikut menghakimi tanahmu
Dan ikut mengijak-injak geram bumimu

Aku dengar isakmu
Saat kau lihat
Anak-anakmu yang lain berjuang dengan kelaparan
Kering kerontang tersudut gelap
Dan tak sudi dilirik bahkan dihilangkan
Anak-anakmu yang lain bergelimang dalam harta
Yang pusing membuncitkan perutnya
Tertawa lepas dan berkata “inilah hidup”

Engkau telah menajalankan tugasmu ibu
Kamilah yang merusak kulit tanganmu yang lembut
Kamilah yang menjual warisanmu dan biarkan saudara kami kelaparan
Kamilah yang bodoh sehingga menjadikan fitnah kekayaan yang kau tinggalkan

Achil, 28 April 2008

kalian bahagia bersahabatku?

•Mei 8, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

aku tersenyum dalan candaku
dan kalian pun ikut tersenyum
tetapi apakah hati kalianpun ikut tersenyum

aku tertawa
dan kalianpun tertawa
apakah kalian benar-benar tertawa

aku bertanya walau tak ada jawab
aku menatap kebalik mata
mendengar lewat hembusan angin
dan merasakan setiap detik perubahan ekspresi kalian
hemm kalian bahagia bersamaku sobat
thanks

terkadang aq berfikir sebagai manusia biasa apakah sahabat-sahabatku bahagia bersamaku, dalam tawa dan kebersamaan kita ada banyak cerita yang telah kita lalui adakah cerita yang tak semapat aku tahu dan itu membuat sakit kalian. terkadang ada luka di tiap canda

Thanks Allah

•Mei 8, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

pagi yang indah
matahari membenamkan sinarnya kewajahku
kicau burung membangunkan aku
dari mimpi indahku tentang dunia

aku berkata terima kasih
karena ini adalah dunia yang indah
kuhirup nafasku panjang
udara dengan lembutnya girang memasuki paru-paruku
syukur seperti apa yang harus aku lakukan
untuk berterima kasih kepada sang Khalik

“sungguh hamba hanya bisa berkata Alhamdullilah, tanpa bisa menghitung nikmat-Mu”

menjemput kejujuran

•Mei 1, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

kupu-kupu indah berterbangan pada malam hati
mengepakkan sayap dibawah temaram cahaya bulan
suara sayap yang lembut menerpa angin malam
sayup dan lembut

sayap indah tertutup
gelap malam
bukan tertutup tetapi dipaksa
untuk tidak nampak
keindahannya sengaja diselimuti gulita
agar tak ada seekor manusiapun tahu

terus mengepak walaupun tak didengarkan
dia tahu bahwa dalam gulita malam
pasti akan ada pagi
pagi yang memantulkan cahaya akan keindahan dirinya

teruslah mengepak!!!
karena akupun yakin pagi akan menjelang
pagi yang akan menghapus gunda
pagi yang akan memperlihatkan pada dunia keindahan dirimu
pagi juga yang akan mengatakan bagian dalam hatimu yang terluka
bersiaplah karena diantara keduanya
ada sesak yang akan kau rasakan
sempit yang akan membuat kamu berada setengah dari tepi kematian
sebelum cahaya pagi menembus setiap relung
kebohongan dalam dirimu
cahaya yang akan menerangi dan menjelaskan
sisi gelap dalam dirimu

bunga itu

•Mei 1, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

satu bunga yang indah
walaupun tak pernah tahu betapa harum dan indahnya
tak pernah melihat
walaupun sering dipandangi
begitu harum
meski tak pernah tahu saat menghirup harumnya
begitu menarik meski tak harus disentuh
cukup…

tulisan aneh

•Mei 1, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Saya akan membaca puisi

Puisi yang bukan buat kamu

Puisi ini bukan buat siapa-siapa

Siapan pun km

Jangan pernah merasa bahwa ini buat kamu

Karena km akan menambah luka lgi dalam hatiku

Karena kamu hanya NOL

Di saat

Ku tersadar di malam ini

Berharap kau ada di sampingku

Tetapi itu hanyalah harapan yang gila

Berharap semua ini

Adalah jalanku menuju padamu

Tetapi semuanya hanyalah palsu

Bangunkan aku

Pagi ini, dengan segelas kopi

Sirami aku dengan sakitnya realita hidupku

Jalanku masih panjang dan harus ku lalui

Indah memang tetapi semua palsu

Sadarilah sebelum kau mati karenanya

Sadari sekarang juga anjing!

Segelas kopi yang kau hirup pagi ini

Adalah rasa pahit dan manis dari sebuah realita yang sedang kau nikmati

Hitam memang, walaupun tanpa sadar kau meminumnya

Tetapi tahukah kau

Awalnya dia berasal dari air yang jernih

Terlanjur jadi hitam tetapi itu bukan dia

smile before die

•Mei 1, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Pagi ini dalam tiap detik,
serasa waktu akan berakhir dan maut menugguku di ujung gerbang kehidupanku.
Tidak tahu kapan yang pasti dia tidak akan bohong,
dia akan menepati janjinya ketika masanya tiba,
membawa kita pada suatu tempat yang tak seorangpun pernah terfikirkan.

Kabut putih menghiasi jalan yang sedang ku telusuri
Gerbang kehidupan yang gelap dan sunyi
Aku melangkah
Melangah
Dan ku hentikan langkahku

Mereka berteriak keras dibelakangku
Memanggil kehampaan yang kosong pada diriku
Mereka adalah duniaku
Kesenanganku

Tersenyum saja and say…
Good bye my world
See you later

abraham lincoln

•April 23, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

“Quitters Never Win and Winners Never Quit.”

Abraham Lincoln

setengah malam ku

•April 23, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Apa yang akan ku tuliskan
Ketika bulan telah tertidur dalam lelapnya di subuh ini
Mataharipun hampir bangun untuk menunaikan kewajibannya
Tinggal aku terduduk sepi mencari kekasih

Tulisan apa yang akan termuat
Apabila Sang kekasih memberikan aku pilihan
Dan untuk kedua kalinya
Badai datang 3 hari sebelum matahari pancarkan cahayanya

Apa yang aku tuliskan
Aku tidak tahu
Ini hanyalah teriakan sepi di sepertiga malam ini
Selalu ada persimpangan
Bahkan hingga ku putuskan kata ini kutulis

Quiz

•April 23, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

D ibawah ini ada empat ( 4 ) pertanyaan dan satu pertanyaan bonus. Jawablah semua tanpa banyak pikir. Cuma boleh berpikir sedetik,
jawab segera. OK?

Ayo cari tahu, seberapa pintar anda… .

Siap? GO!!! (gulung layar)< /B>

Pertanyaan pertama:

A nda ikut berlomba. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa?

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~

Jawaban: Jika anda menjawab Nomor Satu, anda SALAH BESAR! Jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang ada di posisi nomor dua!

Jangan ngaco lagi, ya?.
Sekarang jawab pertanyaan kedua,
tapi jangan berpikir lebih banyak daripada ketika menjawab pertanyaan pertama tadi, OK ?

Pertanyaan Kedua:
Jika anda menyalip orang di posisi terakhir, sekarang anda di posisi…?
(gulung layar)

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~

Jawaban: Jika anda menjawab anda orang kedua dari terakhir, anda SALAH LAGI… Coba, bagaimana caranya menyalip orang TERAKHIR?

Anda sebetulnya tidak terlalu pintar, ‘ kan ?

Pertanyaan ketiga:
Hitung-hitungan yang pelik! Catatan: kerjakan di pikiran anda saja.
JANGAN gunakan kertas atau pensil atau kalkulator. Cobalah.

Ambil 1000 dan tambahkan 40 padanya. Sekarang tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 30 . !
Tambahkan 1000 lagi< U> . Sekarang tambahkan 20. Sekarang tambahkan 1000
Sekarang tambahkan 10 . Berapa totalnya?

gulung layar…..

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~

Apakah hasilnya 5000 ?

Jawaban yang benar adalah 4100.

Kalau tidak percaya, cek dengan kalkulator!
Hari apes, ‘ kan ?
Mungkin di pertanyaan terakhir anda bisa benar…
….Mungkin.

Pertanyaan keempat:

Ayah Mary punya lima andak: 1. Nana, 2. Nene, 3. Nini,
4. Nono. Siapa nama anak kelima?

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~

Apa anda menjawab Nunu?
BUKAN! Tentu saja bukan.
Anak kelima namanya Mary. Baca lagi pertanyaannya!

Okay, sekarang ronde bonus:

SEORANG bisu pergi ke toko dan ingin membeli sikat gigi. Dengan menirukan orang menggosok gigi, ia berhasil menyampaikan keinginannya pada penjaga toko dan ia berhasil membeli sikat gigi…
Berikutnya, seorang buta masuk ke toko itu dan ingin membeli kacamata hitam, bagaimana DIA menunjukkan keinginannya?

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~

Langsung aja ngomong, dia kan gak bisu…

KIRIM TES INI UNTUK MEMBUAT FRUSTASI ORANG-ORANG PINTAR YANG ANDA KENAL!